<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Djogjakarta-ku di Djogjakarta</title>
	<atom:link href="http://bernadetadotty.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bernadetadotty.wordpress.com</link>
	<description>Never ending tourism city in Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2008 10:00:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bernadetadotty.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/b3e77e5368806b9b163804e5420b1406?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Djogjakarta-ku di Djogjakarta</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Sejarah Kota</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/sejarah-kota/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/sejarah-kota/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 14:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kota]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Berdirinya Kota Yogyakarta berawal dari adanya Perjanjian Gianti pada Tanggal 13 Februari 1755 yang ditandatangani Kompeni Belanda di bawah tanda tangan Gubernur Nicholas Hartingh atas nama Gubernur Jendral Jacob Mossel. Isi Perjanjian Gianti : Negara Mataram dibagi dua : Setengah masih menjadi Hak Kerajaan Surakarta, setengah lagi menjadi Hak Pangeran Mangkubumi. Dalam perjanjian itu pula [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=8&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Berdirinya Kota Yogyakarta berawal dari adanya Perjanjian Gianti pada Tanggal 13 Februari 1755 yang ditandatangani Kompeni Belanda di bawah tanda tangan Gubernur Nicholas Hartingh atas nama Gubernur Jendral Jacob Mossel. Isi Perjanjian Gianti : Negara Mataram dibagi dua : Setengah masih menjadi Hak Kerajaan Surakarta, setengah lagi menjadi Hak Pangeran Mangkubumi. Dalam perjanjian itu pula Pengeran Mangkubumi diakui menjadi Raja tas setengah daerah Pedalaman Kerajaan Jawa dengan Gelar Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Alega Abdul Rachman Sayidin Panatagama Khalifatullah.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Adapun daerah-daerah yang menjadi kekuasaannya adalah Mataram (Yogyakarta), Pojong, Sukowati, Bagelen, Kedu, Bumigede dan ditambah daerah mancanegara yaitu; Madiun, Magetan, Cirebon, Separuh Pacitan, Kartosuro, Kalangbret, Tulungagung, Mojokerto, Bojonegoro, Ngawen, Sela, Kuwu, Wonosari, Grobogan.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Setelah selesai Perjanjian Pembagian Daerah itu, Pengeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I segera menetapkan bahwa Daerah Mataram yang ada di dalam kekuasaannya itu diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat dan beribukota di Ngayogyakarta (Yogyakarta). Ketetapan ini diumumkan pada tanggal 13 Maret 1755.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;"><span id="more-8"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Tempat yang dipilih menjadi ibukota dan pusat pemerintahan ini ialah Hutan yang disebut Beringin, dimana telah ada sebuah desa kecil bernama Pachetokan, sedang disana terdapat suatu pesanggrahan dinamai Garjitowati, yang dibuat oleh Susuhunan Paku Buwono II dulu dan namanya kemudian diubah menjadi Ayodya. Setelah penetapan tersebut diatas diumumkan, Sultan Hamengku Buwono segera memerintahkan kepada rakyat membabad hutan tadi untuk didirikan Kraton.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Sebelum Kraton itu jadi, Sultan Hamengku Buwono I berkenan menempati pasanggrahan Ambarketawang daerah Gamping, yang tengah dikerjakan juga. Menempatinya pesanggrahan tersebut resminya pada tanggal 9 Oktober 1755. Dari tempat inilah beliau selalu mengawasi dan mengatur pembangunan kraton yang sedang dikerjakan.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Setahun kemudian Sultan Hamengku Buwono I berkenan memasuki Istana Baru sebagai peresmiannya. Dengan demikian berdirilah Kota Yogyakarta atau dengan nama utuhnya ialah Negari Ngayogyakarta Hadiningrat. Pesanggrahan Ambarketawang ditinggalkan oleh Sultan Hamengku Buwono untuk berpindah menetap di Kraton yang baru. Peresmian mana terjadi Tanggal 7 Oktober 1756 Kota Yogyakarta dibangun pada tahun 1755, bersamaan dengan dibangunnya Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I di Hutan Beringin, suatu kawasan diantara sungai Winongo dan sungai Code dimana lokasi tersebut nampak strategi menurut segi pertahanan keamanan pada waktu itu Sesudah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII menerima piagam pengangkatan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi DIY dari Presiden RI, selanjutnya pada tanggal 5 September 1945 beliau mengeluarkan amanat yang menyatakan bahwa daerah Kesultanan dan daerah Pakualaman merupakan Daerah Istimewa yang menjadi bagian dari Republik Indonesia menurut pasal 18 UUD 1945. Dan pada tanggal 30 Oktober 1945, beliau mengeluarkan amanat kedua yang menyatakan bahwa pelaksanaan Pemerintahan di Daerah Istimewa Yogyakarta akan dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII bersama-sama Badan Pekerja Komite Nasional</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Meskipun Kota Yogyakarta baik yang menjadi bagian dari Kesultanan maupun yang menjadi bagian dari Pakualaman telah dapat membentuk suatu DPR Kota dan Dewan Pemerintahan Kota yang dipimpin oleh kedua Bupati Kota Kasultanan dan Pakualaman, tetapi Kota Yogyakarta belum menjadi Kota Praja atau Kota Otonom, sebab kekuasaan otonomi yang meliputi berbagai bidang pemerintahan masih tetap berada di tangan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Kota Yogyakarta yang meliputi daerah Kasultanan dan Pakualaman baru menjadi Kota Praja atau Kota Otonomi dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1947, dalam pasal I menyatakan bahwa Kabupaten Kota Yogyakarta yang meliputi wilayah Kasultanan dan Pakualaman serta beberapa daerah dari Kabupaten Bantul yang sekarang menjadi Kecamatan Kotagede dan Umbulharjo ditetapkan sebagai daerah yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Daerah tersebut dinamakan Haminte Kota Yogyakaarta. Untuk melaksanakan otonomi tersebut Walikota pertama yang dijabat oleh Ir.Moh Enoh mengalami kesulitan karena wilayah tersebut masih merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan statusnya belum dilepas. Hal itu semakin nyata dengan adanya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah, di mana Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Tingkat I dan Kotapraja Yogyakarta sebagai Tingkat II yang menjadi bagian Daerah Istimewa Yogyakarta.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Selanjutnya Walikota kedua dijabat oleh Mr.Soedarisman Poerwokusumo yang kedudukannya juga sebagai Badan Pemerintah Harian serta merangkap menjadi Pimpinan Legislatif yang pada waktu itu bernama DPR-GR dengan anggota 25 orang. DPRD Kota Yogyakarta baru dibentuk pada tanggal 5 Mei 1958 dengan anggota 20 orang sebagai hasil Pemilu 1955. Dengan kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, maka Undang-undang Nomor 1 Tahun 1957 diganti dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 tentang pokok-pokok Pemerintahan di Daerah, tugas Kepala Daerah dan DPRD dipisahkan dan dibentuk Wakil Kepala Daerah dan badan Pemerintah Harian serta sebutan Kota Praja diganti Kotamadya Yogyakarta.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Atas dasar Tap MPRS Nomor XXI/MPRS/1966 dikeluarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan di Daerah. Berdasarkan Undang-undang tersebut, DIY merupakan Propinsi dan juga Daerah Tingkat I yang dipimpin oleh Kepala Daerah dengan sebutan Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta dan Wakil Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak terikat oleh ketentuan masa jabatan, syarat dan cara pengangkatan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah lainnya, khususnya bagi beliau Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII. Sedangkan Kotamadya Yogyakarta merupakan daerah Tingkat II yang dipimpin oleh Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II dimana terikat oleh ketentuan masa jabatan, syarat dan cara pengangkatan bagi kepala Daerah Tingkat II seperti yang lain.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Seiring dengan bergulirnya era reformasi, tuntutan untuk menyelenggarakan pemerintahan di daerah secara otonom semakin mengemuka, maka keluarlah Undang-undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur kewenangan Daerah menyelenggarakan otonomi daerah secara luas,nyata dan bertanggung jawab. Sesuai UU ini maka sebutan untuk Kotamadya Dati II Yogyakarta diubah menjadi Kota Yogyakarta sedangkan untuk pemerintahannya disebut dengan Pemerintahan Kota Yogyakarta dengan Walikota Yogyakarta sebagai Kepala Daerahnya.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=8&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/sejarah-kota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Djogja Tempo Doeloe</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/djogja-tempo-doeloe/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/djogja-tempo-doeloe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 10:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Djogja Tempo Doeloe]]></category>
		<category><![CDATA[Zaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[
Pada masa silam Yogyakarta, atau dulu dikenal dengan nama Ngayogyakarta Hadingrat sebuah &#8220;negara jawa&#8221; sebelum Republik Indonesia berdiri, ada beragam jenis bangunan, yang sekarang dari beragam jenis bangunan itu tidak lagi bisa dijumpai karena sudah runtuh atau diruntuhkan dan sama sekali tidak berbekas. Rubrik &#8220;Djogdja Tempo Doeloe&#8221; mencoba mengetengahkan model jenis-jenis simbol kebudayaan baik berupa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=9&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Pada masa silam Yogyakarta, atau dulu dikenal dengan nama Ngayogyakarta Hadingrat sebuah &#8220;negara jawa&#8221; sebelum Republik Indonesia berdiri, ada beragam jenis bangunan, yang sekarang dari beragam jenis bangunan itu tidak lagi bisa dijumpai karena sudah runtuh atau diruntuhkan dan sama sekali tidak berbekas. Rubrik &#8220;Djogdja Tempo Doeloe&#8221; mencoba mengetengahkan model jenis-jenis simbol kebudayaan baik berupa bangunan dan yang lain dalam bentuk dokumentasi foto. Melalui artikel ini, ingatan publik kembali akan dibuka, atau setidaknya mengisi kembali ingatan kolektif. Tentu dokumentasi bangunan-bangunan yang dihadirkan disini tidak terbatas yang dulu pernah ada dan sekarang lenyap, namun juga yang dulu pernah ada dan sekarang masih ada, tetapi telah mengalami perubahan.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Selamat menikmati.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;"><strong>Tugu Yogya Tahun 1928</strong></span></span></p>
<p><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/tugu-yogya.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-11" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/tugu-yogya.jpg?w=300&#038;h=170" alt="Tugu Yogya" width="300" height="170" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Tugu Yogya yang terletak di tengah jalan utama di kota Yogyakarta: Lurus ke selatan menuju pagelaran Kraton. Artinya, letak Tugu , memang persis ada di tengah-tengah jalan, dari arah utara menuju kawasan malioboro. Disekitar kawasan tugu ini telah banyak perubahan. Misalnya, di dekat bangunan tugu ini telah ada bangunan rumah makan &#8220;Pizzahut&#8221;. Melihat tugu yang tertera dalam foto ini, yaitu tahun 1928 dan melihat tugu pada tahun 2002 ini, dengan segera orang akan melihat adanya perubahan,. Setidaknya pada sekitarnya, bukan pada bangunan tugunya, meskipun tugunya juga telah mengalami perubahan. Sesungguhnya melihat tugu tidak bisa dipisahkan dari bangunan Kraton, karena Tugu dianggap sebagai &#8220;titik pandang&#8221; dari Kraton, terutama darii Sitihinggil lurus menuju Tugu dan gunung Merapi. Itulah Tugu, yang acap dianggap sebagai salah satu simbol Yogyakarta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span id="more-9"></span></span><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Alun-alun Kidul 1920</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/alun2-kidul-1920.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-12" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/alun2-kidul-1920.jpg?w=300&#038;h=142" alt="" width="300" height="142" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Alun-alun dan Ringin kurung adalah satu tanda kultural yang dikenal oleh publik. Keduanya ada di dalam beteng Kraton, dalam bahasa jawa dikenal dengan sebutan &#8220;neng njeron beteng Kraton&#8221;. Alun-alun dan Ringin Kurun ada di dua tempat dan disebut alun-alun utara dan alun-alun selatan (Kidul). Alun-alun utara terletak di depan sebelum masuk pintu gerbang (pagelaran Kraton) alun-alun selatan ada di belakang pintu gerbang (Kemagangan Kraton). Dua pohon beringin terletak di masing-masing alun-alun dan tepat berada di tengah persis. Karena pohon ringin dipagari, kemudian disebut sebagai ringin kurung.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Alun-alun Kidul (selatan) tahun 1920 situasinya sudah berbeda dengan alun-alun sekarang, meskipun ringin kurungnya masih tetap sama. Tentu sudah mengalami berbagai macam perubahan disekitarnya, misalnya jalan yang melingkari alun-alun selatan sudah beraspal, pada jaman dulu, setidaknya sampai tahun 1960-an, belun diaspal seperti sekarang, bahkan alun-alunnya tidak ditanami rumput hijau. Pada tahun-tahun itu, di tengah alun-alun selatan ada taman sebagai tempat bermain anak-anak, tetapi taman itu sekarang sudah tidak ada. Yang khas dari alun-alun selatan sekarang ialah, setidaknya mulai awal tahun 1990an, banyak orang percaya, siapa bisa berjalan dengan mata tertutup sampai melewati tengah diantara dua Ringin kurung akan mendapat berkah. Kegiatan itu setiap hari ramai dilakukan oleh orang, baik tua maupun muda. Kalau Sabtu malam, akan penuh orang menjalani ritus seperti itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Pasar Beringharjo 1910</span></span></strong></p>
<p><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/pasar_beringharjo_1910.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-13" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/pasar_beringharjo_1910.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Foto-foto direpro dari Djokja En Solo, dokumentasi mikik Karta Pustaka (Anggi Minarni)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Alun-Alun Utara dan Pagelaran Kraton tahun 1980-an</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/alun2utara.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-10" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/alun2utara.jpg?w=300&#038;h=200" alt="Alun - Alun Utara" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Alun-alun utara dan pagelaran Kraton Ngayogyakarta yang letaknya di muka bangunan Kraton, sehingga kapan orang masuk beteng Kraton dari depan, artinya dari arah kawasan Malioboro denngan segera akan melihat alun-alun utara dan Pagelaran Kraton, bahkan masuk melalui samping benteng Kraton pun, yaitu dari kawasan Jl. Kauman dan dari Kawasan Jl. Yudonegaran dengan segera akan melihat alun-alun utara dan Pagelaran Kraton.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Alun-alun utara sampai tahun 1980-an masih dilingkari jalan beraspal, sehingga pengguna jalan, bahkan anak-anak bisa berkeliling naik kendaraan memutari alun-alun utara. Bahkan pada hari minggu, ketika alun-alun utara masih dilingkari jalan beraspal, banyak orang lari pagi mengitari alun-alun utara melewati jalan aspal. Alun-alun utara yang terbelah menjadi dua, sebelah barat dan timur, di tengahnya terdapat jalan beraspal dan dipakai oleh pengguna jalan secara umum. Dari jalan tengah alun-alun utara ini ke selatan langsung pintu gerbang Pagelaran dan ke utara masuk kawasan Mailoboro. Jadi, pada tahun 1980-an Pegalaran masih tepat dipinggir jalan beraspal yang dipakai sebagai lalu lintas umum, dan persis berada di tengah jalan pemisah alun-alun utara.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Namun sekarang, jalan beraspal yang mengelilingi alun-alun utara tidak lagi bisa didapatkan. Jalan beraspal yang berada persis di depan pintu gerbang Pagelaran telah dijadikan satu dengan Pagelaran Kraton dengan cara pagarnya dimajukan. Dan jalan yang membelah alun-alun utara bukan lagi jalan beraspal melainkan telah berubah menjadi konblok. Jadi, orang tidak lagi bisa berkeliling mengitari alun-alun utara di atas jalan beraspal. Kalaupun hendak berkeliling di alun-alun utara bisa jalan melalui trotoar, yang memang mengitari alun-alun utara.</span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=9&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/djogja-tempo-doeloe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/tugu-yogya.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tugu Yogya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/alun2-kidul-1920.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/pasar_beringharjo_1910.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/alun2utara.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Alun - Alun Utara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bakpia Pathuk vs Gudeg Jogja</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/makanan-khas/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/makanan-khas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 08:15:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan Khas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[
Bakpia Pathuk








Ingat bakpia, ingat camilan yang berbahan dasar kacang hijau, oleh-oleh dari Jogja. Memang tidak sulit mencari makanan yang satu ini. Karena terkenalnya sebagai makanan khas Jogja, hampir setiap toko oleh-oleh yang tersebar di seluruh Jogja menawarkan bakpia sebagai oleh-oleh. Merek yang terkenal pun menjadi pilihan bagi para wisatawan yang tidak ingin terlalu pusing memilih.
 
Tapi tahukah Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=20&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><span style="font-size:14pt;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 12pt;"><strong><span style="color:#993300;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Bakpia Pathuk</span></span></strong></p>
<p></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/bakpia1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-34" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/bakpia1.jpg?w=177&#038;h=103" alt="" width="177" height="103" /></a></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"></div>
<div><span style="color:#993300;"></p>
<div></div>
<p></span></div>
<p><span style="font-size:10pt;"></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Ingat bakpia, ingat camilan yang berbahan dasar kacang hijau, oleh-oleh dari Jogja. Memang tidak sulit mencari makanan yang satu ini. Karena terkenalnya sebagai makanan khas Jogja, hampir setiap toko oleh-oleh yang tersebar di seluruh Jogja menawarkan bakpia sebagai oleh-oleh. Merek yang terkenal pun menjadi pilihan bagi para wisatawan yang tidak ingin terlalu pusing memilih.<br />
 <br />
Tapi tahukah Anda kalau pusat bakpia ini sebenarnya tidak jauh dari jalan Maliboro? Bagi yang sudah sering ke Jogja, mungkin lokasi ini sudah menjadi lokasi kunjungan reguler saat berkunjung ke Jogja. Tapi buat yang belum, tidak akan sulit mencari daerah yang berada di sepanjang <strong><span>Jl. K.S Tubun</span></strong> ini. Bertanyalah kepada tukang becak, andong, dokar, dan juga taksi yang Anda temui, maka Anda akan diantar sampai ke tujuan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Daerah sentra pembuatan bakpia ini bernama Pathuk. Jangan salah dengan daerah Pathuk yang terletak di Gunungkidul, daerah Pathuk ini terletak di tengah-tengah kota Jogja. Jika diantar oleh becak dan transportasi umum yang lain kecuali bis, besar kemungkinannya Anda akan diantar menuju toko yang sudah terkenal di jalan itu, atau mungkin toko yang dimiliki oleh teman atau saudaranya. Sebenarnya ada cara yang lebih menarik dan lebih dari sekedar datang ke suatu toko dan membeli oleh-oleh. Namun tentu saja cara ini hanya cocok bagi Anda yang mau menjadikan pencarian oleh-oleh sebagai petualangan, sekaligus olahraga jalan sehat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Di sepanjang Jl. K.S tubun ini memang berjajar toko oleh-oleh dengan bakpia sebagai daya tarik utamanya, tetapi bukan itu yang menarik. Pathuk terkenal sebagai sentra pembuatan bakpia, jadi mayoritas warganya membuat bakpia untuk dijajakan. Keterbatasan lahan tanah, dan tentunya biaya membuat warga di sekitarnya tidak bisa  berjualan di toko, melainkan di rumah-rumah mereka masing-masing. Anda tidak akan menemui merek bakpia terkenal di sana, tetapi Anda dapat berburu citarasa bakpia yang sesuai selera Anda dan keluarga.</span></p>
<p></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-20"></span><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Gang utama paling menonjol yang dapat anda kunjungi berada di sebelah kanan Jl. K.S Tubun dari arah timur. Carilah terlebih dahulu gang yang di depannya terdapat plankat besar bertuliskan <strong><span>&#8216;Sentra Makanan Khas Bakpia&#8217;</span></strong>. Di gang itulah Anda dapat berjalan-jalan dan menemui  banyak rumah yang siap dengan pemilik dan bakpia buatan mereka sendiri. Umumnya mereka akan menawarkan kepada Anda untuk mencicipi terlebih dahulu sebelum membelinya. Apabila tidak cocok dengan selera, teruslah berburu dari rumah ke rumah sampai menemukan yang pas dengan lidah. Namun jangan hanya mencicipi semua tempat akhirnya tanpa membeli sama sekali, Anda bisa dituduh hanya mencari makan gratis saja. </span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Rasa bakpia kini bermacam-macam, sesuai kreasi para pembuatnya. Kalau dulu hanya kacang hijau, sekarang Anda dapat menemukan rasa coklat, nanas, keju, dan lain sebagainya. Yang tidak berubah, bakpia rasanya manis dan bentuknya relatif dari dulu sama, bulat dan pipih. Biasanya bakpia ditaruh dalam sebuah kotak kecil yang nantinya diisi dengan kurang 21 buah bakpia. Pembeliannya dihitung setiap kotak dengan satu macam rasa saja.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;"><span style="font-size:10pt;">Harga bakpia <em><span>home indutri </span></em>ini biasanya relatif lebih murah, atau maksimal sama dengan yang dijual di toko-toko. Walau begitu, terkadang memang ada juga yang menawarkan dengan harga tinggi, tetapi Anda masih bisa menawarnya, terlebih jika Anda membelinya dalam jumlah yang besar. Kalau Anda menemukan rumah dengan bakpia yang pas dengan selera Anda, jadikan langganan untuk kunjungan berikutnya, dan kenalkan pula dengan teman, rekan kerja dan saudara Anda. Selamat Berburu!</span><strong><span style="font-size:12pt;"> </span></strong></span><span style="color:#993300;"> </span></p>
<p> </p>
<p><strong><span style="font-size:14pt;"><strong><span style="font-size:14pt;color:#993300;font-family:&quot;">Gudeg Jogja Yang Mendunia</span></strong></p>
<p></span></strong><strong><span style="font-size:14pt;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/gudeg1.jpg"></a></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Jika suatu ketika kita ditanya tentang makanan khas dari Jogja, pasti secara spontan kita menjawab “Gudeg”. Karena memang Gudeg merupakan makanan khas Yogyakarta. Seperti halnya Sate Madura dan Pempek Palembang, Gudeg Jogja juga sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Bahkan para wisatawan mancanegara pun jika berkunjung ke Jogja, kebanyakan dari mereka pasti mencari Gudeg, karena Gudeg juga sudah dikenal oleh masyarakat dunia. Di Jogja sendiri Gudeg tersebar hampir di seluruh wilayah Jogja, dari sentra Gudeg di Jl. Wijilan sampai ke pelosok daerah di Propinsi DIY. </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Khusus di Jl. Wijilan, terdapat banyak sekali toko yang khusus menjual Gudeg dengan harga dan rasa yang bervariasi. Selain Gudeg, di Jl. Wijilan kita dapat juga menemukan aneka oleh-oleh khas Jogja. Khusus di Kecamatan Kraton, Gudeg dapat kita jumpai di beberapa tempat lain, misalnya di restoran-restoran atau warung makan-warung makan yang tersebar di berbagai penjuru Kecamatan Kraton. </span></span></p>
<p></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Biasanya untuk menarik perhatian para calon pembeli, penjual Gudeg mengemas Gudeg dagangannya dengan kemasan yang menarik, yaitu disajikan dengan <em>kendhil</em>, yaitu wadah yang terbuat dari tanah liat. Selain lebih menarik para calon pembeli, <em>kendhil</em> ternyata juga membuat rasa Gudeg lebih khas dan lebih enak. Gudeg <em>kendhil</em> ini dapat kita jumpai di hampir semua tempat yang menjual Gudeg. </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Gudeg berbahan dasar nangka muda yang direbus bersamaan dengan bumbu-bumbu khusus, santen, di dasar dan di atas panci bahan-bahan yang direbus yang untuk merebus diberi alas daun jati yang masih muda. Untuk mendapatkan rasa dan warna Gudeg yang sempurna dan enak, bahan-bahan tersebut direbus selama sekitar semalam. Daun jati dipergunakan untuk mendapatkan warna Gudeg yang menarik. Untuk <em>areh</em>-nya atau kuahnya terbuat dari santan, bumbu-bumbu, dan kunyit untuk pewarna. Kuah tersebut dituangkan di atas Gudeg yang sudah siap disajikan, hanya sedikit saja, selain kuah juga ditaburi bawang goreng. </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Gudeg mempunyai rasa yang manis. Gudeg biasanya disajikan dengan nasi hangat, telur rebus, ayam, ceker ayam, tahu, tempe, krupuk, dan lain-lain. Untuk minuman pendampingnya, dapat minuman apa saja; misalnya teh hangat, jeruk hangat, es teh, es jeruk, air putih, dan lain-lain. Rasanya kurang lengkap jika berkunjung ke Jogja tanpa merasakan Gudegnya.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p><strong><span style="font-size:14pt;color:#993300;font-family:&quot;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/gudeg5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-112" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/gudeg5.jpg?w=148&#038;h=96" alt="" width="148" height="96" /></a></span></strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=20&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/26/makanan-khas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/bakpia1.jpg?w=137" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/gudeg5.jpg?w=133" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pariwisata</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/25/pariwisata/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/25/pariwisata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 16:01:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[

Dalam peta kepariwisataan nasional, potensi DIY menduduki peringkat kedua setelah Bali. Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa faktor yang menjadi kekuatan pengembangan wisata di DIY. Pertama, berkenaan dengan keragaman obyek. Dengan berbagai predikatnya, DIY memiliki keragaman obyek wisata yang relatif menyeluruh baik dari segi fisik maupun non fisik, di samping kesiapan sarana penunjang wisata. Sebagai kota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=39&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">D<span style="color:#993300;">alam peta kepariwisataan nasional, potensi DIY menduduki peringkat kedua setelah Bali. Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa faktor yang menjadi kekuatan pengembangan wisata di DIY. Pertama, berkenaan dengan keragaman obyek. Dengan berbagai predikatnya, DIY memiliki keragaman obyek wisata yang relatif menyeluruh baik dari segi fisik maupun non fisik, di samping kesiapan sarana penunjang wisata. Sebagai kota pendidikan, Yogyakarta relatif memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.<br />
Disamping itu, terdapat tidak kurang dari 70.000 industri kerajinan tangan, dan sarana lain yang amat kondusif seperti fasilitas akomodasi dan transportasi yang amat beragam, aneka jasa boga, biro perjalanan umum, serta dukungan pramuwisata yang memadai, tim pengamanan wisata yang disebut sebagai Bhayangkara Wisata. Potensi ini masih ditambah lagi dengan letaknya yang bersebelahan dengan Propinsi Jawa Tengah, sehingga menambah keragaman obyek yang telah ada. Kedua, berkaitan dengan ragam spesifisitas obyek dengan karakter mantap dan unik seperti Kraton, Candi Prambanan, kerajinan perak di Kotagede. Spesifikasi obyek ini msih didukung oleh kombinasi obyek fisik dan obyek non fisik dalam paduan yang serasi. Kesemua faktor tersebut memperkuat daya saing DIY sebagai propinsi tujuan utama (primary destination) tidak saja bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Sebutan Prawirotaman dan Sosrowijayan sebagai &#8216;kampung internasional&#8217; membuktikan kedekatan atmosfir Yogyakarta dengan &#8217;selera eksotisme&#8217; wisatawan mancanegara.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span id="more-39"></span></span><span style="color:#993300;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">Jogja</span></strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"> (beberapa orang menyebutnya <a href="http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-article/jogja-or-yogya/"><strong><span style="color:#993300;">Yogyakarta</span></strong><span style="color:#993300;">, <strong>Jogjakarta</strong>, atau <strong>Yogya</strong></span></a>) adalah kota yang terkenal akan sejarah dan warisan budayanya. Jogja merupakan pusat kerajaan Mataram (1575-1640), dan sampai sekarang ada Kraton (Istana) yang masih berfungsi dalam arti yang sesungguhnya. Jogja juga memiliki banyak candi berusia ribuan tahun yang merupakan peninggalan kerajaan-kerajaan besar jaman dahulu, di antaranya adalah Candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Syailendra.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Selain warisan budaya, Jogja memiliki panorama alam yang indah. Hamparan sawah nan hijau menyelimuti daerah pinggiran dengan Gunung Merapi tampak sebagai latar belakangnya. Pantai-pantai yang masih alami dengan mudah ditemukan di sebelah selatan Jogja.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Masyarakat di sini hidup dalam damai dan memiliki keramahan yang khas. Cobalah untuk mengelilingi kota dengan sepeda, becak, ataupun andong; Anda akan menemukan senyum yang tulus dan sapaan yang hangat di setiap sudut kota. Tanpa anda sadari, tiba-tiba anda akan merasa seperti sedang berada di rumah sendiri.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Atmosfir seni begitu terasa di Jogja. Malioboro, yang merupakan urat nadi Jogja, dibanjiri barang kerajinan dari segenap penjuru. Musisi jalanan pun selalu siap menghibur pengunjung warung-warung lesehan.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Banyak orang yang pernah berkunjung ke Jogja mengatakan bahwa kota ini selalu <em>bikin kangen</em>. Berkunjunglah ke sini, Anda pasti akan mengerti sebabnya.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Transportasi ke Jogja:</span></span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Kereta Api<br />
Anda bisa mencapai Jogja dengan kereta api dari Jakarta, Bandung, atau Surabaya.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;">Bis<br />
Jogja bisa dicapai dengan bis dari Pulau Sumatera, Pulau Bali, dan hampir semua kota di Pulau Jawa.</span></span></li>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><span style="color:#993300;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#993300;font-family:&quot;"><font size="3"></p>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:'Comic Sans MS';"><span style="color:#993300;">Pesawat<br />
Saat ini telah tersedia penerbangan langsung Kuala Lumpur &#8211; Jogja. Juga tersedia penerbangan domestik Jakarta-Jogja, Denpasar-Jogja, Balikpapan-Jogja, dan masih banyak lagi. Silakan lihat </span><a href="http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-other-service/flight-schedule/"><span style="color:#993300;"><span style="color:#993300;">Jadwal Penerbangan Regular Yogyakarta</span></span></a><span style="color:#993300;">.</span></span></li>
<p></font></span></span></span></span></ul>
<p><font face="Times New Roman" size="3"></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p></font></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=39&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/25/pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belanja sambil jalan &#8211; jalan?? hemph..</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/20/belanja-sambil-jalan-jalan-hemph/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/20/belanja-sambil-jalan-jalan-hemph/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 16:09:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[&#8211;&#62;Jalan &#8211; jalan di Malioboro
 &#8211;&#62; naik Becak, sambil menikmati suasana Jogja
Keramaian dan semaraknya Malioboro juga tidak terlepas dari banyaknya pedagang kaki lima yang berjajar sepanjang jalan Malioboro menjajakan dagangannya, hampir semuanya yang ditawarkan adalah barang/benda khas Jogja sebagai souvenir/oleh-oleh bagi para wisatawan. Mereka berdagang kerajinan rakyat khas Jogjakarta, antara lain kerajinan ayaman rotan, kulit, batik, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=41&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/malioboro-2t.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-42" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/malioboro-2t.jpg?w=217&#038;h=151" alt="" width="217" height="151" /></a><span style="color:#993300;">&#8211;&gt;Jalan &#8211; jalan di Malioboro</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/malioborojuga.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-103" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/malioborojuga.jpg?w=129&#038;h=90" alt="" width="129" height="90" /></a> &#8211;&gt; naik Becak, sambil menikmati suasana Jogja</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Keramaian dan semaraknya Malioboro juga tidak terlepas dari banyaknya pedagang kaki lima yang berjajar sepanjang jalan Malioboro menjajakan dagangannya, hampir semuanya yang ditawarkan adalah barang/benda khas Jogja sebagai souvenir/oleh-oleh bagi para wisatawan. Mereka berdagang kerajinan rakyat khas Jogjakarta, antara lain kerajinan ayaman rotan, kulit, batik, perak, bambu dan lainnya, dalam bentuk pakaian batik, tas kulit, sepatu kulit, hiasan rotan, wayang kulit, gantungan kunci bambu, sendok/garpu perak, blangkon batik [semacan topi khas Jogja/Jawa], kaos dengan berbagai model/tulisan dan masih banyak yang lainnya. Para pedagang kaki lima ini ada yang menggelar dagangannya diatas meja, gerobak adapula yang hanya menggelar plastik di lantai. Sehingga saat pengunjung Malioboro cukup ramai saja antar pengunjung akan saling berdesakan karena sempitnya jalan bagi para pejalan kaki karena cukup padat dan banyaknya pedagang di sisi kanan dan kiri.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;"><span style="font-size:10pt;">Ujung jalan Malioboro yang satu terhubung dengan jalan Mangkubumi dan dibatasi oleh stasiun kereta api Tugu dan ujung satunya lagi terhubung dengan jalan A.Yani. Dalam areal kawasan Malioboro dan sekitarnya banyak lokasi lain yang dapat dikunjungi misalnya Siti Inggil Keraton Jogjakarta, pasar Beringhardjo, benteng Vredeburg, Gedong Senisono, Museum Sono Budoyo dan lainnya. Saat ini Malioboro bisa dikatakan sebagai jantung keramaian kota Jogja, karena banyaknya pedagang dan pengunjung yang berlalu lalang. Kawasan yang sangat ramai baik di dua sisi jalan yang berkoridor maupun pada jalan kendaraan walau satu arah dari jalan Mangkubumi akan tetapi berbagai jenis kendaraan melaju dan memenuhi di jalan tersebut dan tidak heran kalau terjadi kemacetan. Dari kendaraan tradisional seperti becak, dokar/andong/delman, sepeda, gerobak maupun kendaraan bermesin seperti mobil, taxi, bis kota, angkutan umum, sepeda motor dan lainny<br />
</span><span id="more-41"></span><br />
</span><span style="font-size:10pt;"><span style="color:#993300;">Kawasan Malioboro sebagai salah satu kawasan wisata belanja andalan kota Jogja, ini didukung oleh adanya pertokoan, rumah makan, pusat perbelanjaan, dan tak ketinggalan para pedagang kaki limanya. Untuk pertokoan, pusat perbelanjaan dan rumah makan yang ada sebenarnya sama seperti pusat bisnis dan belanja di kota-kota besar lainnya, yang disemarakan dengan nama-merk besar dan ada juga nama-nama lokal. Barang yang diperdagangkan dari barang import maupun lokal, dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan barang elektronika, mebel dan lain sebagainya. Juga menyediakan aneka kerajinan, misal batik, wayang, ayaman, tas dan lain sebagainya. Terdapat pula tempat penukaran mata uang asing, bank, hotel bintang lima hingga tipe melati.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Namun jangan ketinggalan untuk menelusuri jalan Malioboro yang sudah sangat terkenal tersebut. Bisa dengan berjalan kaki dari ujung ke ujung pada dua sisi jalan, atau dengan ‘dokar’ [delman/andong] dan becak khas Jogja. Di siang hari kawasan Malioboro sangat ramai pengunjung baik warga maupun wisatawan, terlebih lagi bila musim liburan sekolah tiba atau ada hari libur nasional yang cukup panjang. Sebenarnya jalan Malioboro dari ujung ke ujung hanya berjarak lebih dari satu kilometer saja, dan pada dua sisinya banyak sekali toko, kantor, rumah makan dan mall serta pusat perbelanjaan, menariknya lagi banyak sekali pedagang kaki lima yang berjajar dibawah koridor jalan yang memayungi dari terik panas matahari maupun hujan. Keramian ini dimulai sejak pagi hingga sembilan malam saat pusat perbelanjaan pada tutup, namun denyut kehidupan kawasan Malioboro tidak pernah berhenti karena sudah siap warung-warung lesehan menggelar dagangannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Untuk bermalam di sekitar Malioboro juga mudah didapat penginapan dari tipe melati hingga hotel bintang lima. Para wisatawan tidak akan kuatir untuk dapat menikmati pula hari-hari liburannya di kota Jogja hingga larut malam sekalipun. Mereka dapat menikmati hidangan-hidangan di warung lesehan di sepanjang jalan Malioboro, makanan yang disediakan dan ditawarkan dari jenis makanan khas Jogja yaitu nasi gudeg dan ayam goreng dan juga makanan Padang, ChinesseFood dan lain sebagainya. Saat menikmati hidangan yang disajikan akan dihibur oleh musik dari pedagang dan pengamen jalanan yang cukup banyak dari yang hanya sekedar bawa gitar adapula yang membawa peralatan musik lengkap.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Ada sebuah perhatian khusus bagi wisatawan yang hendak menikmati warung lesehan yaitu menanyakan dulu harga makanan yang hendak dipesan sebelum ada sebuah tagihan yang kurang berkenan dihati, sampai-sampai hal ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah yaitu dengan menggantung papan di kawasan Malioboro dengan tulisan “Mintalah daftar harga sebelum anda memesan”. Carilah warung makan yang dianggap wajar dalam memberi harga dari sebuah hidangan makan dan minuman yang disajikan, memang perbuatan menaikan tarif yang tidak wajar ini sangat menurunkan citra warung lesehan yang ada di kawasan Malioboro. Sangat disayangkan kalau para wisatawan berkunjung ke Jogjakarta dan sekitarnya serta khususnya kawasan Malioboro ini hanya satu hari berkunjung. Inilah menyebabkan banyak wisatawan domestik maupun asing menghabiskan semua waktu liburnya yang cukup panjang hanya untuk kunjungan wisata ke Jogja dan sekitarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=41&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/06/20/belanja-sambil-jalan-jalan-hemph/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/malioboro-2t.jpg?w=157" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/malioborojuga.jpg?w=129" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Parangtritis</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/05/20/pantai/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/05/20/pantai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 16:13:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[

Parangtritis, selain dikenal keindahan alam pantainya, juga terkenal sebagai tempat yang memikili berbagai peninggalan sejarah. Komplek Parangtritis terdiri dari Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan Dataran Tinggi Gembirowati. Di Parangkusumo terdapat kolam permandian air panas ( belerang ) yang diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam. Kolam ini diketemukan dan dipelihara oleh Sultan Hamengku Buwono VII. Adanya komplek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=45&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/parangtritis1.jpg"><img class="size-medium wp-image-100 aligncenter" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/parangtritis1.jpg?w=202&#038;h=98" alt="" width="202" height="98" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Parangtritis, selain dikenal keindahan alam pantainya, juga terkenal sebagai tempat yang memikili berbagai peninggalan sejarah. Komplek Parangtritis terdiri dari Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan Dataran Tinggi Gembirowati. Di Parangkusumo terdapat kolam permandian air panas ( belerang ) yang diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam. Kolam ini diketemukan dan dipelihara oleh Sultan Hamengku Buwono VII. Adanya komplek kerajinan kerang, hotel bertaraf Internasional ( Queen of South ), serta dokar wisata di Parangtritis ikut menyemarakkan pariwisata di wilayah ini. Komplek wisata ini dapat dicapai melalui dua jalur, Jalur pertama lewat jembatan Kretek, yang kedua lewat Imogiri dan Siluk . Lokasi di Desa Parangtritis, Kec.Kretek kurang lebih 27 Km dari Yogyakarta ke arah Selatan. Termasuk kawasan ini : Petilasan Parangkusumo, Pemandian Parangwedang, Makam Syeh Maulana; Magribi, Makam Syeh Bela Belu, Makam Ki Ageng Selohening, Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) Depok, Gumuk Pasir ( Barchan ) Atraksi / Event Wisata Upacara Pisungsung Jaladri Bekti Pertiwi, Uparaca Labuhan Alit Kraton Ngayogyakarta,; Labuhan Hondodento, Perayaan Peh Cun, Ziarah Malam Selasa Kliwon dan Jum&#8217;at Kliwon, Gelar Seni Malam 1 Suro, Pentas Seni Budaya ( Liburan dan Lebaran ), Festival Layang-Parangtritis, selain dikenal keindahan alam pantainya, juga terkenal sebagai tempat yang memikili berbagai peninggalan sejarah. Komplek Parangtritis terdiri dari Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan Dataran Tinggi Gembirowati. Di Parangkusumo terdapat kolam permandian air panas ( belerang ) yang diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam. Kolam ini diketemukan dan dipelihara oleh Sultan Hamengku Buwono VII. Adanya komplek kerajinan kerang, hotel bertaraf Internasional ( Queen of South ), serta dokar wisata di Parangtritis ikut menyemarakkan pariwisata di wilayah ini. Komplek wisata ini dapat dicapai melalui dua jalur, Jalur pertama lewat jembatan Kretek, yang kedua lewat Imogiri dan Siluk . Lokasi di Desa Parangtritis, Kec.Kretek kurang lebih 27 Km dari Yogyakarta ke arah Selatan. Termasuk kawasan ini : Petilasan Parangkusumo, Pemandian Parangwedang, Makam Syeh Maulana; Magribi, Makam Syeh Bela Belu, Makam Ki Ageng Selohening, Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) Depok, Gumuk Pasir ( Barchan ) Atraksi / Event Wisata Upacara Pisungsung Jaladri Bekti Pertiwi, Uparaca Labuhan Alit Kraton Ngayogyakarta,; Labuhan Hondodento, Perayaan Peh Cun, Ziarah Malam Selasa Kliwon dan Jum&#8217;at Kliwon, Gelar Seni Malam 1 Suro, Pentas Seni Budaya ( Liburan dan Lebaran ), Festival Layanglayang, Volley Pantai.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=45&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/05/20/pantai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/parangtritis1.jpg?w=135" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Borobudur &amp; Prambanan</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/05/10/candi/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/05/10/candi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 16:20:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[
 

              

 
Borobudur merupakan candi terbesar di dunia, yang merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia Terletak disebelah barat laut kota Yogyakarta, sejauh kurang lebih 42 kilometer. Dibangun pada abad VIII , merupakan hasil kerja keras dan di tunjang ketekunan para pekerja dan dedikasi yang tinggi dari kerabat dan rakyat Wanga Sailendra yang berkuasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=48&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span><span style="font-size:small;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p><span><font size="3"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/borobudurbagus.jpg"></a>  <a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/mahakarya-borobudur.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-88" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/mahakarya-borobudur.jpg?w=300&#038;h=106" alt="" width="300" height="106" /></a>            <span><span style="font-size:small;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/borobudurbagus.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-49" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/borobudurbagus.jpg?w=136&#038;h=113" alt="" width="136" height="113" /></a></span></span></span></span></p>
<p></font></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">B<span style="color:#993300;">orobudur merupakan candi terbesar di dunia, yang merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia Terletak disebelah barat laut kota Yogyakarta, sejauh kurang lebih 42 kilometer. Dibangun pada abad VIII , merupakan hasil kerja keras dan di tunjang ketekunan para pekerja dan dedikasi yang tinggi dari kerabat dan rakyat Wanga Sailendra yang berkuasa pada masa itu. Candi itu benar &#8211; benar menampilkan kebesaran kerajaan Cailendra , yang berusaha menggambarkan riwayat hidup Sidharta Budha Gautama dan menjelaskan ajaran &#8211; ajarannya melalui relief-relief yang terukir indah pada dinding candi. Dari puncak candi dapat dilihat alam sekeliling yang indah, Gunung Sumbing sebagai salah satu tipe gunung berapi yang ada di daerah Jawa Tengah yang mengepulkan asap tampak disebelah barat diantara awan yang begerak. Bangunan ini merupakan peninggalan nenek moyang kita yang sangat berharga bukan hanya bangsa Indonesia tetapi juga bangsa &#8211; bangsa di duniapun ikut memilikinya</span></span></span></span><span><span style="color:#993300;"><span id="more-48"></span></span></span><span><span style="font-size:small;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span style="color:#993300;"><span style="font-size:small;">CANDI PRAMBANAN</span></span></p>
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">Peninggalan Hindhu terbesar di Jawa Tengah dan Daerah IstimewaYogyakarta ini terletak lebihkurang 17 kilometer disebelah timur laut Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan komplek percandian dengan candi induk menghadap ke arah timur , dengan bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan pada wayang Kulit setinggi 47 meter. Agama Hindhu mengenal Tri Murti yang terdiri dari Dewa Brahma sebagai Sang Pencipta, Dewa Whisnu sebagai Sang Pemelihara, Dewa Shiwa sebagai Sang Perusak. Bilik utama dari candi induk ditempati Dewa Shiwa sebagai Maha Dewa sehingga dapat disimpulkan bahwa candi Prambanan merupakan candi Shiwa. Candi Pramabanan atau Candi Shiwa ini juga sering disebut sebagai candi Roro Jonggrang berkaitan dengan Legenda yang menceriterakan tentang seorang dara yang Jonggrang ( jangkung ) Putri Prabu Boko , Raja ini membangun kerajaannya di atas bukit sebelah selatan komplek candi Prambanan, bagian tepi candi dibatasi dengan pagar langkan yang dihiasi dengan relief cerita Ramayana yang dapat dinikmati dengan berperadaksina ( berjalan mengelilingi candi dengan pusat candi selalu di sebelah kanan kita ) melalui lorong itu , ceritera berlanjut pada pagar langkan candi Brahma yang terletak kiri ( sebelah selatan ) candi induk. Sedang pada pagar langkan candi Whisnu yang terletak disebelah kanan (sebelah utara ) candi induk, terdapat relief ceritera Kresna Dwipayana yang menggambarkan tentang kisah masa kecil Prabu Khrisna sebagai penjilmaan ( titisan ) Dewa Whisnu dalam membasmi keangkara murkaan yang hendak melanda dunia. Bilik candi induk yang menghadap ke arah utara berisi patung Durga, permaisuri Dewa Shiwa. tetapi umumnya masyarakat menyebut sebagai patung Roro Jonggrang, yang sebelumnya tubuh hidup dari putri cantik itu yang dikutuk oleh Ksatria Bandung Bondowoso , untuk melengkapi kesanggupannya menciptakan seribu buah patung dalam waktu satu malam .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">Candi Brahma dan candi Whisnu masing &#8211; masing hanya memiliki satu buah bilik , yang ditempati oleh patung dewa &#8211; dewa yang bersangkutan. Dihadapan ketiga candi dari Dewa Trimurti itu terdapat tiga buah candi yang berisi wahana atau kendaraan ketiga dewa tersebut, Ketiga dewa itu kini dalam keadaan rusak dan hanya candi yang ditengah ( didepan candi Shiwa ) yang masih berisi patung seekor lembuyang bernama Nandi ( kendaraan dewa Shiwa ) . Patung Angsa sebagai kendaraan Brahma dan patung Garuda sebagai kendaraan dewa Wishnu yang diperkirakan dulu mengisi bilik &#8211; bilik candi yang terletak dihadapan candi kedua Dewa itu, kini telah hilang . Keenam candi itu merupakan kelompok yang saling berhadap &#8211; hadapan , terletak pada sebuah halaman berbentuk bujur sangkar , dengan sisi panjang 110 meter. Di dalam halaman masih berdiri candi &#8211; candi lain, yaitu 2 buah candi pengapit dengan ketinggian 16 meter yang saling berhadapan, yang sebuah berdiri di sebelah Utara dan yang lain berdiri di sebelah selatan, 4 buah candi kelir dan 4 buah candi sudut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">Halaman dalam yang dianggap masyarakat Hindhu sebagai halaman paling sakral ini, terletak di tengah halaman tengah yang mempunyai sisi 222 meter, dan pada mulanya berisi candi &#8211; candi perwara sebanyak 224 buah berderet -deret mengelilingi halaman dalam tiga baris ,. Diluar halaman tengah ini masih terdapat halaman luar yang berbentuk segi empat dengan sisi sepanjang 390 meter, Komplek candi Prambanan dibangun oleh Raja &#8211; raja Wamca (Dinasty ) Sanjaya pada abad ke 9 dan kini merupakan obyek wisata yang dapat dikunjungi setiap hari antara pukul 06.00 &#8211; 17.30. Komplek candi Prambanan terletak hanya beberapa ratus meter dari jalan Raya Yogya &#8211; Solo yang ramai dilintasi kendaraan umum.</span></p>
<p><span><font size="3"><font color="#993300"><font color="#993300"> </p>
<p></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/prambananbagus1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-89" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/prambananbagus1.jpg?w=133&#038;h=95" alt="" width="133" height="95" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">     _prambanan_</span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<div><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#993300;"> </span></span></span></div>
<p><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#993300;"> </p>
<p></span></p>
<div><span><span style="font-size:small;"> </span></span></div>
<p></span></span></font><span><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></font></span></span></div>
<p><span><font size="3"><font color="#993300"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/prambananbagus1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-89" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/prambananbagus1.jpg?w=133&#038;h=95" alt="" width="133" height="95" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">     _prambanan_</span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<div><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#993300;"> </span></span></span></div>
<p><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#993300;"> </p>
<p></span></p>
<div><span><span style="font-size:small;"> </span></span></div>
<p></span></span></p>
<p></font><span><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></font></span></span><span><font size="3"><span><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></p>
<p></font></span></span></span></p>
<p></span><span><span style="font-size:small;"></span></span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=48&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/05/10/candi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/mahakarya-borobudur.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/borobudurbagus.jpg?w=135" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/prambananbagus1.jpg?w=126" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/prambananbagus1.jpg?w=126" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kaliurang</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/25/kaliurang/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/25/kaliurang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 15:47:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Kaliurang terletak dikaki bukit plewang arah selatan dari merapi.sekitar 28km ke utara dari jogja. Daerah ini merupakan tempat refresing untuk mereka yang ingin menikmati udara segar dan hijaunya pepohonan. Sebagai objek wisata pegunungan, Kaliurang menawarkan fasilitas akomodasi, villa, bungalow, penginapan seperti halnya fasilitas rekreasi, seperti kolam renang, lapangan tenis, dan taman bermain yang dikunjungi banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=92&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span style="color:#993300;">Kaliurang terletak dikaki bukit plewang arah selatan dari merapi.sekitar 28km ke utara dari jogja. Daerah ini merupakan tempat refresing untuk mereka yang ingin menikmati udara segar dan hijaunya pepohonan. Sebagai objek wisata pegunungan, Kaliurang menawarkan fasilitas akomodasi, villa, bungalow, penginapan seperti halnya fasilitas rekreasi, seperti kolam renang, lapangan tenis, dan taman bermain yang dikunjungi banyak orang.<span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span style="color:#993300;">Kaliurang terutama pada hari libur biasanya pemuda seperti pramuka biasa berkemah disana. Untuk mereka yang suka panjat tebing dapat memanjat merapi melalui kaliurang. Mereka dapat bermalam di kaliurang saat memulai, kemudianwaktu subuh memanjat merapi melalui desa Kinahrejo dan sampai sekitar malam/sore hari. Ketika cuaca baik, Penglihatan yang menakjubkan akan panorama yang diselimuti hutan dari plewangan dan kaliurang, dan hijaunya sisi pedesaan dapat dilihat bahkan birunya samudra Indonesia dapat kita lihat. saat paling tepat untuk melihat panorama adalah saat pagi hari ketika matahari terbit.</p>
<p></span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/kaliurang12.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-93" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/kaliurang12.jpg?w=180&#038;h=101" alt="" width="180" height="101" /></a> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> _Pemandangan Kaliurang_</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=92&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/25/kaliurang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/kaliurang12.jpg?w=135" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Coffee Shop di Yogyakarta, dari Sekedar Nongkrong sampai Nonton Film Indie</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/20/coffee-shop-di-yogyakarta-dari-sekedar-nongkrong-sampai-nonton-film-indie/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/20/coffee-shop-di-yogyakarta-dari-sekedar-nongkrong-sampai-nonton-film-indie/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 09:14:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coffee Shop]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Nongkrong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[ 



Mengunjungi kota tertentu tak lengkap bila tak menjamah tempat atau ruang publik yang biasa digunakan kawula mudanya untuk berkumpul. Karenanya, artikel ini &#8220;Tempat Nongkrong di Yogyakarta&#8221; mengajak anda yang berjiwa muda untuk menjamahnya. Anda punya kesempatan untuk lebih mengenal Yogyakarta lewat komunitas-komunitas yang berkumpul di tempat itu dan merasakan semangat muda mereka.
Mulai dari berbagai coffee [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=28&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"> </p>
<div></div>
<p><span style="font-size:10pt;"></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/kopi-shop.jpg"><img class="size-medium wp-image-72 aligncenter" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/kopi-shop.jpg?w=413&#038;h=106" alt="" width="413" height="106" /></a></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Mengunjungi kota tertentu tak lengkap bila tak menjamah tempat atau ruang publik yang biasa digunakan kawula mudanya untuk berkumpul. Karenanya, artikel ini &#8220;Tempat Nongkrong di Yogyakarta&#8221; mengajak anda yang berjiwa muda untuk menjamahnya. Anda punya kesempatan untuk lebih mengenal Yogyakarta lewat komunitas-komunitas yang berkumpul di tempat itu dan merasakan semangat muda mereka.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Mulai dari berbagai coffee shop yang menawarkan menu kopi nikmat dan fasilitas menikmati malam seperti buku, pameran seni hingga hotspot. Kemudian, anda bisa menikmati suasana warung-warung tradisional yang terkenal seperti Poci Pak Min, Warung Kopi Blandongan dan Kedai Kopi Grek. Terakhir, anda bisa bersantai di ruang publik kota seperti Boulevard Universitas Gadjah Mada hingga kawasan depan Benteng Vredeburg sambil menikmati hidangan dan melihat aktivitas warga kota.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;">Selamat berkelana!</span></p>
<p><span style="font-size:14pt;">Djendelo Cafe Yogyakarta</span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<h2><span style="font-size:14pt;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/djendelo_1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-30" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/djendelo_1.jpg?w=200&#038;h=149" alt="" width="200" height="149" /></a></span></h2>
<div></div>
<p><span style="font-size:10pt;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Dengan nama Djendelo, tempat makan dan minum yang dikemas dengan sederhana ini benar-benar ingin menjadi &#8216;Djendelo&#8217; bagi para tamunya yang datang. Betapa tidak, posisinya yang terletak tepat di lantai atas toko buku diskon Togamas memungkinkan pengunjung untuk &#8216;menengok&#8217; apa saja yang terjadi &#8216;di luar&#8217; maupun &#8216;di dalam&#8217; tempat ini di samping memberikan akses kepada pengunjung untuk memilah dan memilih buku-buku yang terdapat di toko buku Togamas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span id="more-28"></span></span><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Coffee shop yang Jogja banget ini dibuka sejak Februari 2005 di jalan  H. Affandi &#8211; Gejayan Yogyakarta di lantai dua toko buku diskon Toga Mas. Dengan disain yang sederhana khas dengan bangku kuno terbuat dari anyaman rotan dan lantai kayu, tempat minum ini semakin menguatkan image-nya sebagai tempat untuk berinteraksi yang <em><span>nyantai </span></em>dan <em><span>nyleneh </span></em>bagi kawula muda Kota Gudeg. Aroma klasik semakin tercium dari tempat yang menyuguhkan hidangan yang serba murah ini ketika memandangi beberapa pernik kuno terpampang di beberapa sudut tempat ini. Sebagian besar koleksi tersebut merupakan pemberian khusus dari pengunjung dan sebagian lagi merupakan koleksi dari pemilik tempat ini. </span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Sambil menikmati hidangan khas tempat ini yakni aneka minuman dan makanan khas Jawa dalam bungkusan yang sederhana, Anda dapat pula menikmati beberapa kegiatan yang sering diadakan tempat ini seperti diskusi, bermacam acara sederhana atau sekadar melihat pameran fotografi yang berlokasi di sebelah timur tempat ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;">MENU</span></strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><br />
- Nasi bungkus<br />
- Mie Jawa<br />
- Aneka Kopi<br />
- Aneka Coklat<br />
- Aneka Es krim<br />
- Aneka Yogurt<br />
- Aneka Teh<br />
- Aneka Milkshake<br />
- Aneka Saribuah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;">JAM BUKA</span></strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><br />
Senin &#8211; Sabtu: pukul 12.00 &#8211; 23.00 WIB<br />
Minggu: pukul 16.00 &#8211; 23.00 WIB</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;">FASILITAS </span></strong><strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><br />
</span></strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;">- hotspot<br />
- musik<br />
- perpustakaan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;">TIPS &amp; TRIKS</span></strong><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><br />
Jika Anda mempunyai laptop, bawalah ke tempat ini untuk sekadar <em><span>browsing</span></em> atau mengecek email.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="typea"><strong><span style="font-size:14pt;">Debucks Coffee</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span class="typea"><strong><span style="font-size:14pt;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/debuckscafe1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-32" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/debuckscafe1.jpg?w=290&#038;h=201" alt="" width="290" height="201" /></a></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Kota Jogja saat ini sudah menunjukkan banyak sekali perubahan. Ini terlihat dari masih ramainya kota meski sudah hampir tengah malam. Hiburan malam bertebaran dan bervariasi. Tak selalu hanya menawarkan dentuman lagu-lagu saja, beberapa tempat justru menyediakan kenyamanan dan ketenangan, salah satunya <strong><span>Debucks Coffee</span></strong>. Debucks Coffee adalah salah satu coffee shop yang terletak di kota Yogyakarta, tepatnya di <strong><span>Jl. Babarsari No. 25</span></strong>. Walau buka dari pukul 10 pagi, Debucks Coffee bisa dikunjungi sebagai salah satu tempat alternatif menghabiskan malam karena tempat ini tutup pada pukul 12 malam pada hari biasa dan pukul 2 dini hari pada akhir minggu. Debucks Coffee lebih mengedepankan ketenangan dan kenyamanan.  Hal ini terlihat dari struktur ruangan bagian dalam dalam yang tidak dipadati meja dan kursi, sehingga nyaman untuk mengobrol. Pemilihan cahaya lampu yang kuning klasik serta lagu yang <em><span>easy listening</span></em> membangun suasana yang tenang. Cocok bagi mereka yang mencari ketenangan, seperti kami malam itu ketika memilih untuk mampir.</span></p>
<p> </p>
<div><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Walaupun <em><span>coffee shop</span></em>, namun Debucks Coffee tak hanya menawarkan minuman kopi. Menunya cukup bervariasi, mulai dari minuman, makanan ringan, hingga makanan yang berat. Sekedar untuk menemani obrolan, kami pun memesan menu spesial yang ditawarkan. Minumnya Tahiti Tea Debucks dan Vanilla Citrus Punch, dan kudapannya Golden Banana Debucks. Tak perlu menynggu terlalu lama hingga pesanan kami keluar. Tahiti Tea yang merupakan campuran dari teh, madu, dan sari buah terasa sangat menyegarkan. Rasanya cukup unik dan tak mengecewakan. Sedangkan Vanilla Citrus Punch-nya juga terasa menyegarkan. Mirip dengan lemon squash dengan sedikit aroma vanilla.</span></div>
<div><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> </span></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Kudapan Golden Banana Debucks benar-benar mengejutkan kami. Rasanya lezat. Pisang yang digoreng tanpa tepung, diberi olesan selai sarikaya dan ditaburi keju parut diatasnya. Rasa selai sarikaya itulah yang membuat Golden Banana ini terasa spesial. Kisaran harga yang harus dikeluarkan untuk memesan makanan maupun minumannya termasuk tidak mahal, yaitu dari 3.000 sampai 15.900 rupiah saja. Selain menu-menu biasa, Debucks Coffee ini juga menyediakan menu <em><span>lunch</span></em> sebagai keistimewaannya.</span></p>
<p></span><span style="font-size:10pt;color:#993300;">Selain menyediakan 8 meja di bagian dalam, Debucks Coffee juga menyediakan 4 meja di luar bagi orang-orang yang ingin menikmati suasana luar dari <em><span>coffee shop</span></em>. Debucks Coffee juga menyediakan beberapa fasilitas antara lain <em><span>hot spot</span></em> untuk internet gratis, <em><span>large screen</span></em> 1,8 m untuk pemutaran film, serta TV Cable. Meskipun <em><span>coffee shop</span></em> ini mengedepankan ketenangan dan kenyamanan, bagian dalam dari coffee shop ini cenderung kurang tergarap dengan matang dikarenakan tidak terasa adanya satu tema yang diangkat dari <em><span>coffee shop</span></em> ini. Terlepas dari itu, Debucks Coffee cukup asyik untuk dijadikan tempat berkumpul dan mengobrol bersama kawan.</span></p>
<div><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> </span></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> </p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=28&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/20/coffee-shop-di-yogyakarta-dari-sekedar-nongkrong-sampai-nonton-film-indie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/kopi-shop.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/djendelo_1.jpg?w=200" medium="image" />

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/debuckscafe1.jpg?w=290" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Angkringan Khas Djogja</title>
		<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/16/angkringan-khas-djogja/</link>
		<comments>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/16/angkringan-khas-djogja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 16:45:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Angkringan]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Nongkrong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Angkringan Lek Adi


Angkringan memang menakjubkan. Lapak kakilima super sederhana ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari warga Jogja, maka tak heran bila gerobak-gerobak angkringan mulai bermunculan di mana-mana tatkala kegelapan mulai menyelimuti. Meskipun banyak jumlahnya, hanya segelintir angkringan yang menyandang gelar angkringan elite saking terkenalnya. Salah satunya berlokasi di silver city Kotagede.
Angkringan yang terletak di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=121&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#993300;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Angkringan Lek Adi</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#993300;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><a href="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/angkringan-lek-adi.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-122" src="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/angkringan-lek-adi.jpg?w=230&#038;h=297" alt="" width="230" height="297" /></a></span></span></strong></p>
<p><span style="color:#993300;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">Angkringan memang menakjubkan. Lapak kakilima super sederhana ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari warga Jogja, maka tak heran bila gerobak-gerobak angkringan mulai bermunculan di mana-mana tatkala kegelapan mulai menyelimuti. Meskipun banyak jumlahnya, hanya segelintir angkringan yang menyandang gelar angkringan <em><span style="font-family:&quot;">elite</span></em> saking terkenalnya. Salah satunya berlokasi di <em><span style="font-family:&quot;">silver city</span></em> Kotagede.</span><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;font-family:&quot;">Angkringan yang terletak di daerah tusuk sate ini adalah suatu fenomena yang membingungkan. Meskipun telah tersohor dengan <em><span style="font-family:&quot;">brand</span></em> <span style="font-family:&quot;"><strong>&#8216;Angkringan Lek Adi&#8217;</strong></span>, angkringan ini malah memajang spanduk oranye besar bertuliskan <span style="font-family:&quot;"><strong>&#8216;Nganggo Suwe&#8217;</strong></span> (<em><span style="font-family:&quot;">pake&#8217; lama</span></em>) berwarna merah sebagai penanda identitasnya. Asal tahu <em><span style="font-family:&quot;">aja</span></em>, jarang sekali ada angkringan yang pasang papan nama. Kejanggalan yang lain, dilihat dari sisi mana pun, tempat yang berada di bawah spanduk besar itu hanyalah warung biasa, bukan angkringan. Sama sekali tidak terlihat adanya gerobak dengan tiga ceretnya yang menjadi <em><span style="font-family:&quot;">trademark</span></em> warung angkring. </span></p>
<p></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bernadetadotty.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bernadetadotty.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bernadetadotty.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bernadetadotty.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bernadetadotty.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bernadetadotty.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bernadetadotty.wordpress.com&blog=3875000&post=121&subd=bernadetadotty&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bernadetadotty.wordpress.com/2008/04/16/angkringan-khas-djogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e6bff75304fa32c8d6d0f6ec1dd862fb?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bernadetadotty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bernadetadotty.files.wordpress.com/2008/06/angkringan-lek-adi.jpg?w=230" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>